oleh

Kota Tidore Kepulauan Kejar Target Vaksinasi Covid-19

Jazirah Indonesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan pada Rabu (15/12/2021) melakukan evaluasi kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di setiap Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

Kapolres Tidore AKBP. Yohanes Jalung Siram saat mendampingi Walikotra Tidore Kepulauan dalam rapat evaluasi mengatakan, angka vaksinasi Covid 19 di wilayah Kota Tidore Kepulauan secara nasional berada di angka 38%.

Secara manual kata Yohanes, berada di angka 47%, ada perbedaan sekitar 9% yang belum masuk ke dashboard Kemenkes, hal ini yang perlu kita percepat untuk penginputan datanya.

“Karena dari pusat akan melihat data secara nasional, untuk sementara dari 10 Kabupaten/Kota, Tidore Kepulauan berada di paling bawah,” Tutur Yohanes.

Selain masalah jaringan, kata Yohanes, masalah penginputan data juga, karena keterbatasan tenaga, olehnya itu pihaknya menyarankan kepada Dinas Kesehatan agar  dari Polres dapat membantu proses penginputan data-data vaksinasi Covid 19 di Kota Tidore Kepulauan.

Sementara Dandim 1505 Tidore Letkol. Inf. Bunzamin Jayatri pada kesempatan tersebut juga mengatakan, dari Kodim akan siap mendukung dan terus mengawal proses percepatan vaksinasi Covid 19 di Kota Tidore Kepulauan.

“Kami akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat di pintu masuk pelabuhan maupun di pasar terkait vaksinasi, karena masih ada beberapa pedagang yang belum mau melakukan vaksin,” kutur Bunzamin.

Kepala Dinas Kesehatan Abd. Majid Do. Nur dalam presentasinya memaparkan, cakupan vaksinasi Covid 19 Dosis 1 dan Dosis 2 di Kota Tidore Kepulauan Tahun 2021.

Data update dipaparkannya per 14 Desember 2021 yaitu, Dosis 1 sebanyak 40. 935 Jiwa atau sebanyak 47.05 % dan Dosis 2 sebanyak 24. 433 Jiwa atau sebanyal 28.09%.

Walikota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim mengawali penyampaian dalam rapat evaluasi ini menyampaikan, cakupan vaksinasi Covid 19 di Kota Tidore Kepulauan, semua pihak harus bekerja keras, baik para pimpinan OPD, Para Camat, Lurah dan Kepala Desa.

“Hal yang sama juga berlaku bagi para Kabid di Dinas Pendidikan agar dapat mengawal vaksinasi di sekolah-sekolah terutama SMP dan SMA, karena vaksinasi Covid 19 ini merupakan program pemerintah pusat, maka saya sampaikan bahwa ini adalah tanggungjawab kita bersama, kata Ali Ibrahim.

banner 1200x500

Komentar