oleh

Kemenkumham Lakukan Pendampingan Pendaftaran Kekayaan Intelektual Kota Tidore

Jazirah Indonesia – Tim Koordinator dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI melakukan pendampingan Pengajuan Pendaftaran Kekayaan Intelektual di Kota Tidore Kepulauan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Walikota, Rabu (16/3/2022).

Kedatangan Tim tersebut di Kota Tidore bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku Utara.

banner 1200x500

Pendampingan yang dilakukan, yaitu membantu Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dalam melindungi Kekayaan Intelektual baik Komunal maupun Personal.

Walikota Ali Ibrahim mengatakan, kegiatan pendampingan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ini, kedepannya diharapkan dapat memberikan jaminan kepastian hukum bagi pemilik hak kekayaan intelektual khususnya di Kota Tidore Kepulauan.

”Kami berharap melalui kegiatan Pendampingan dan pemberian Sertifikat dari Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dapat memberikan jaminan kepastian hukum bagi pemiliki Hak Kekayaan Intelektual melalui penguatan fungsi  dalam proses penegakkan hukum kekayaan intelektual di Kota Tidore Kepulauan,” ujar CaptAli Ibrahim.

Semua juga diharapkan meningkatkan peran serta dalam membekali masa depan generasi penerus akan Kekayaan Intelektual Komunal yang dimiliki.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Maluku Utara M. Adnan mengatakan, Penyerahan Sertifikat atas Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal yang ada di Kota Tidore Kepulauan berupa ekspesi budaya tradisional yang terdiri dari  Paka Den, Oro Barakati, Daga Sone, Kota Hito, Jiarah Kubur dengan Daun Pandan, Hoi Durian Ma Sou, Liyan dan Dawaro.

Sedangkan untuk sumber daya genetik terdiri dari : Pala Tidore, Bawang Merah Topo, Jeruk Sabalaka Topo, Sukun Maitara dan Sayur Lilin.

”Kepada semua agar sama-sama menggali inovasi dan teknologi terkait tugas pokok masing-masing untuk memunculkan ide-ide mileneal dalam memperkaya kekayaan intelektual komunal yang selama ini minim digali”, ajak M. Adnan.

Lanjutnya, kreativitas dapat menciptakan nilai dengan cara mengubah semua tantangan menjadi peluang melaui ide-ide dan inovasi.

Komentar