oleh

Proyeksi Defisit APBD Kota Tidore Kepulauan 2023

banner 1200x500

Jazirah Indonesia – Pada rancangan PPAS tahun 2023, pemerintah daerah Kota Tidore Kepulauan memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp. 830. 929. 76.741 atau defisit sebesar 7,4% dari tahun 2022.

Ini disebabkan karena berkurangnya transfer bagi hasil dari pemerintah pusat, walaupun mengalami peningkatan pada transfer lainnya.

Hal ini disampaikan Walikota Tidore Kepulaua, Ali Ibrahim saat penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2023 pada rapat paripurna ke-15 masa persidangan III Tahun 2022 di ruang rapat gedung DPRD Kota Tidore Kepulauan, Selasa (19/7/2022).

“Menjadi perhatian kita bersama bahwa inovasi, kreatifitas dan peningkatan sumber daya lokal serta memaksimalkan potensi daerah harus ditingkatkan, peningkatan pendapatan asli daerah harus menjadi perhatian bersama sehingga tidak lagi menciptakan ketergantungan terhadap pemerintah pusat,” kata Ali Ibrahim.

Sementara itu, proyeksi belanja daerah tahun 2023 adalah sebesar Rp. 918. 319.642.110 atau turun dari total belanja pada tahun ini sebesar 4,6%.

Hal ini merupakan dampak dari defisitnya pendapatan. Untuk itu perangkat daerah diharapkan mampu memaksimalkan dan memastikan bahwa keseluruhan program dan kegiatan adalah merupakan prioritas dan berjalan sesuai dengan yang diharapan.

Pada awal penyampaian Ali Ibrahim mengatakan, rancangan kebijakan umum anggaran tahun 2023 didasarkan pada dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran 2023 yang telah disusun sebelumnya.

Dimana lanjutnya, penyusunan RKPD tahun 2023 dilakukan seiring dengan perkembangan pembangunan di Kota Tidore Kepulauan.

“Pada rancangan KUA-PPAS Tahun 2023, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berupaya untuk tetap menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dengan memperkuat tema pembangunan yang termaktub dalam RKPD tahun anggaran 2023 yaitu penguatan pusat-pusat pelayanan dan kawasan strategis yang mendukung pembangunan sumber daya manusia, pembangunan ekonomi dan pengembangan pariwisata,” tutur Ali Ibrahim.

Dikethaui, Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ratna Namsa dan di hadiri oleh 21 dari 25 Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, turut hadir juga Forkopimda serta Pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Usai paripurna tersebut, dilanjutkan dengan penyerahan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2023 dari Walikota Tidore Kepulauan dan diterima lansung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepualuan Ratna Namsa, selanjutnya akan dipelajari dan dikaji oleh DPRD Kota Tidore.

 

Komentar