oleh

Cerita Evakuasi Jenazah Korban Penerkaman Buaya di Tolire

Jazirah Indonesia – Jenazah Korban yang diterkam Buaya pada 2 Agustus lalu, Farjan Idham (15) warga Kelurahan Takome, Ternate Maluku Utara (Malut) akhirnya berhasil dievakuasi, Kamis (4/8/2022).

Korban berhasil dievakuasi setelah tiga hari berada di dalam danau Tolire.  Jenazah Farjan ditemukan setelah pencarian hari kedua oleh gabungan warga setempat dan Tim SAR.

Penemuan titik timbulnya jasad korban setelah melakukan pemantauan menggunakan drone oleh tim SAR.

Meski jenazah korban yang terlihat jelas mengapung dia air danau saat awal ditemukan, namun korban belum bisa langsung dievakuasi karena medan yang terjal dan bertebing yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter.

Selain kendala medan, nampak jasad korban berada bersama buaya di danau tersebut yang membuat tim harus lebih akurat dalam evakuasi.

Lima warga bergabung dengan tim SAR sangat membantu dalam keberhasilan evakuasi korban, karena lebih menguasai lokasi sekitar, dengan melalui tebing yang tinggi 40 meter itu.

Salah satu warga yang ikut dalam tim gabungan evakuasi jenazah korban, Amin, mengisahkan hingga mereka berlima mendekati lokasi keberadaan jenazah.

”Alhamdulillah kami tidak panik, karena niat kami bahwa jenazah ini harus dapat dievakuasi ke atas,”kata Armin.

Diakuinya, tidak mudah untuk mengambil jenazah karena menurutnya, di tiga sisi arah sungai, terdapat puluhan buaya berdatangan ke arah mereka.

Setelah berada di tepi danau lanjut Amin, mereka meminta permisi di lokasi, yang sementara itu di lokasi tersebut nampak buaya yang berdatangan hingga berjarak sekitar 5 meter dari titik mereka berada.

Posisi jenazah sambungnya, tak jauh dari tepi danau, terapung dan dalam posisi tertahan dengan kayu.

“Kami siloloa (permisi) terlebih dahulu,setelah itu baru kami ambil batang pohon dan tali hutan kemudian memasukan tali ke kaki jenazah dan tarik ke tepi,”cerita Amin.

Setelah meminta permisi katanya, buaya-buaya yang berdekatan itu menyelam kembali. Jenazah kemudian berhasil didaratkan dengan kondisi tubuh yang sudah tak utuh.

Jenazah kemudian dibawah ke rumah keluarga di Kelurahan Takome.

Sebelumnya, kejadian Korban Farjan diterkam buaya dijelaskan Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman, awalnya enam orang remaja turun ke Danau Tolire dengan tujuan memancing ikan.

Keenam orang itu yakni, Dimas Fahri (18), Agung Kuwan (16), Arjun Sofyan (16) Varjan Idham (16), Rangga Andi (15), Arjan firman (15).

Setela memancing, si korban atas nama Varjan Idham sedang mancing di pinggir air,  sedangkan Agung kKuwan duduk di atas kayu dan 4 orang lainya sedang tunggu di belakang.

Informasi dari saksi Agung Kuwan bahwa si korban memancing dan mendapat ikan selanjutnya si korban mengeluarkan kata-kata kotor atau memaki ikan tersebut.

Datanglah buaya dengan kecepatannya, dan mengigit di pinggang si korban, ekornya memukul si saksi Agung Kuwan hingga terlempar.

Kemudian, Agung serta 4 remaja lainnya pun segera menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian ini ke Bhabinkamtibmas dan warga sekitarnya, serta meminta bantuan SAR.

banner 1200x500

Komentar