oleh

Kronologi Suami Aniaya Keluarga di Tikep Hingga Anak Meninggal

Jazirah Indonesia – SMY (27), warga Desa Wama, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara menganiaya istri SA (25) dan mertuanya AS (59) pada Sabtu (27/1/2024).

Kejadian ini menyebabkan anaknya berjenis kelamin perempuan berusia 11 bulan meninggal dunia akibat kekerasan ayahnya sendiri, sementara istri dan mertuanya mengalami luka- luka.

Kasi Humas Polresta Tidore Kepulauan, Aipda Agung Setiawan mengungkapkan, penganiayaan itu terjadi di rumah mertua terlapor di Desa Wama, Kecamatan Oba Selatan, Sabtu (27/1/2024).

“Istrinya mengalami luka-luka, anaknya telah dikebumikan,” katanya.

Kronologi penganiayaan berdasarkan pengakuan pelaku, bahwa pelaku ditelephon oleh istri agar segera kembali ke desa Wama.

Pelaku pun mengiyakan seruan istrinya dan bergegas kembali ke Desa Wama, ketika di rumah, dia melihat istri dan anaknya sedang santai.

Keadaan itu membuat pelaku kesal, cekcokpun tak terhindarkan dengan istrinya. Pelaku lalu mengambil anaknya dari gendongan istri dan memukulkan ke istrinya.

Dari tindakan pelaku ini, membuat kepala anaknya terbentur pada tempat tidur dan menyebabkan luka sobek pada kepala anak tersebut.

Dengan keadaan anaknya yang tersimbah darah, amarah pelaku semakin naik dan kembali menyerang istrinya dengan mesin genset 5kg dan memukul di bagian belakang kepala istrinya. Istri sementara itu terus berusaha menghindari serangan suaminya itu.

Sementara mertua pelaku yang masuk ke ruang itu untuk melerai, namun pelaku kembali menyerangnya dengan memukul bagian wajahnya hingga memar/bengkak .

Korban istri dan mertuanya kemudian dilarikan ke Puskesmas Desa Lifofa Oba Selatan untuk mendapat penanganan.

Sedangkan anaknya menurut keterangan Kepala Desa Wama Sahril S Imam , anak dari SMY meninggal dunia sekitar pukul 15:00 WIT.

Saat  ini istrinya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tidore. Sedangkan pelaku telah diamankan oleh Polsek Oba.

Untuk motif dari kejadian ini kata Agung Setiawan, masih dilakukan pendalaman karena korban yang juga istri terlapor masih menjalani perawatan medis.

banner 1200x500