Jazirah Indonesia – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB Unkhair) menyiapkan rangkaian kegiatan untuk menyambut Dies Natalis ke-27 yang puncaknya akan digelar pada 1 Oktober 2026.
Perayaan tahun ini tidak hanya diisi kegiatan hiburan. FIB Unkhair juga menyiapkan agenda akademik dan sosial, termasuk peluncuran empat buku karya dosen serta kunjungan sosial ke panti asuhan.
Puncak perayaan Dies Natalis akan semakin semarak dengan kehadiran seniman Rama Arif sebagai bintang tamu di panggung utama.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-27 FIB Unkhair, Jainul Yusup, mengatakan persiapan menuju puncak acara terus dimatangkan oleh seluruh panitia.
Menurut Jainul, Dies Natalis tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas sivitas akademika sekaligus mendekatkan kampus dengan masyarakat.
“Dies Natalis ke-27 ini adalah wujud syukur atas perjalanan panjang FIB Unkhair. Kehadiran Rama Arif pada puncak 1 Oktober nanti diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dan menghibur seluruh sivitas akademika maupun masyarakat Ternate. Kami ingin perayaan ini dirasakan oleh semua kalangan,” ujar Jainul, pada rapat evaluasi panitia, Kamis (10/9/2026).
Rangkaian kegiatan akan melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan (tendik). Sejumlah perlombaan telah disiapkan, mulai dari lomba domino, menari, karaoke, baca puisi ciptaan sendiri, hingga lomba menulis cerpen.
Sekretaris Panitia, Asty Ayuningsih, mengatakan antusiasme sivitas akademika terhadap berbagai perlombaan tersebut mulai terlihat.
Ia menjelaskan, kegiatan tidak hanya diarahkan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk menyalurkan kreativitas dan mempererat kebersamaan.
“Lomba-lomba yang kami adakan tidak sekadar mencari juara, tetapi lebih kepada membangun ruang ekspresi dan keakraban. Mulai dari seni sastra seperti baca puisi dan cerpen, hingga seni pertunjukan dan hiburan seperti menari dan karaoke, semuanya melibatkan partisipasi aktif mahasiswa, dosen, dan tendik tanpa sekat,” tutur Asty.
Di luar kegiatan seni dan hiburan, panitia juga menyiapkan agenda akademik berupa peluncuran empat buku karya dosen FIB Unkhair.
Keempat buku tersebut saat ini memasuki tahap pencetakan dan dijadwalkan diluncurkan pada puncak perayaan Dies Natalis. Karya-karya itu diharapkan menjadi bagian dari kontribusi akademik FIB Unkhair dalam memperkaya literasi dan khazanah keilmuan di bidang ilmu budaya.
Bendahara Panitia, Fitrianingsih Pratiwi, mengatakan pengelolaan anggaran dilakukan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pencetakan buku dan agenda sosial.
“Dari sisi pembiayaan, kami berupaya mengelola sumber daya yang ada secara transparan dan akuntabel demi kelancaran seluruh agenda, termasuk pencetakan empat buku karya dosen yang akan segera dilaunching saat perayaan acara puncak berlangsung,” ungkap Fitrianingsih.
Perayaan Dies Natalis ke-27 juga akan diisi kegiatan yang menyentuh sisi sosial dan sejarah FIB Unkhair.
Panitia mengagendakan ziarah ke makam para pendiri dan dosen FIB Unkhair yang telah berpulang. Selain itu, panitia akan menggelar bakti sosial melalui kunjungan kasih ke panti asuhan.
Koordinator Panitia, Bahtiar Hairullah, mengatakan agenda tersebut menjadi bagian dari upaya sivitas akademika untuk menjaga ingatan terhadap para pendahulu sekaligus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat.
“Kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa para pendiri serta dosen yang telah meletakkan fondasi FIB Unkhair hingga bisa seperti sekarang. Ziarah makam adalah bentuk penghormatan kami. Selain itu, kunjungan ke panti asuhan menjadi wujud nyata kehadiran fakultas di tengah masyarakat melalui aksi kepedulian sosial,” tutup Bahtiar. (*)









