Jazirah Indonesia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Baabullah Ternate memberikan peringatan dini terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang secara umum yang terjadi di wilayah Maluku Utara.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Sultan Baabullah Ternate, Dewi Marantika mengatakan, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi di tujuh (7) daerah di Maluku Utara.
Daerah tersebut seperti di Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Timur dan dapat meluas ke Kepulauan Sula, Kota Ternate dan Tidore Kepulauan.
“Wilayah yang berpotensi terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang ini harus tetap waspada terhadap banjir maupun tanah longsor,” Kata Dewi, Selasa (13/11/2022).
Dewi menambahkan untuk tinggi gelombang rata-rata dari 0.25 – 2.0 meter dengan kecepatan angin bertiup 05 – 30 km/jam
dari arah Barat laut menuju Timur laut. “Sementara suhu udara 26 derajat celcius sampai 31 derajat celcius, kelembaban udara 75 – 100 persen,” tukasnya.







![Pertemuan Warga Kelurahan Rum Balibunga dengan Pemkot Tidore terkait dampak debu PLTU Tidore, Jumat (10/6/2022) [foto. Ist]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/06/22-2-300x178.jpg)
![APEKSI Komwil VI gelar Raker di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Kamis (9/6/2022) [foto.Ist]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/06/11-1-300x178.jpg)
![Ilustrasi [sumber. pantau24.com]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-sumber.-pantau24.com_-300x178.jpg)
![Pangdam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Richard Horja Taruli Tampubolon meninjau langsung sejumlah lokasi kegiatan TMMD ke 113 Kodim 1505/Tidore di Oba Tengah [foto. Ist]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/06/11-300x178.jpg)
Komentar