Jazirah Indonesia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya cuaca ekstrim yang diprediksi megakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah di Maluku Utara.
Sub Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Setiawan Sri Raharjo, Kamis (29/12/2022) menyampaikan, gelombang tinggi berpotensi terjadi pada akhir Desember sampai Januari bahkan Februari 2023.
Gelombang tinggi dapat mencapai 2,5 meter atau lebih nanti kata Setiawan dipengaruhi oleh angin Mounsun Asia yang melalui wilayah Indonesia hingga ke Maluku Utara.
”Kondisi perairan (gelombang tinggi) dipengaruhi pergerakan kecepatan angin mounsun Asia melalui wilayah Khatulistiwa, Maluku Utara termasuk kena dampak kondis ini,” kata Setiawan.
Terjadinya gelombang tinggi dikatakannya diwaspadai hingga beberpaa bulan kedepan. sedangkan wilayah yang berdampak dari pengaruh angin mounsun ini seperti wilayah perairan Morotai, Batang dua, Ternate dan Halmahera Barat.
Dengan kondisi peraiaran tersebut BMKG mengimbau masyarakat yang beraktifitas di laut untuk selalu waspada.






![Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra DR. Syofyan Saraha, M.Si menerima kunjungan Tim Audit dari Kemendagri di ruangnya, Kamis (21/11/ 2024). [Foto Ist]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/11/5-4-300x178.jpg)
![Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Kota Tidore Kepulauan gelar Sosialisasi Aplikasi Satu Data Informasi Statistik (SANTIK), Kamis (21/11/2024). [Foto Ist].](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/11/2-10-300x178.jpg)

![Pidato Walikota Tidore Kepulauan disampiakan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, S,Pd. MM pada Rapat Paripurna ke-13 masa Persidangan I Tahun 2024 tentang Jawaban Walikota terhadap pandangan umum Frakdi DPRD Kota Tidore, Rabu (20/11/2024) [Foto Ist.].](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/11/6-5-300x178.jpg)
Komentar