Jazirah Indonesia – Kerjasama Pemerintah Daerah Halmahera Timur (Haltim) dan pihak Trigana Air dalam hal penerbangan rute Buli-Ternate telah dibatalkan.
Kepala Dinas Perhubungan Haltim, Dwi Cahyo mengatakan, pembatalan itu karena pihak Trigana Air menyatakan tidak sanggup dengan penambahan waktu penerbangan selain karena kekurangan pilot yang dimilikinya.
“Kami Pemda tetap terbuka kepada siapa saja yang siap untuk masuk melakukan penerbangan di Haltim, mengingat kedepannya ada banyak perusahaan yang beroperasi, tentu banyak pula karyawan,” kata Dwi Cahyo.,Selasa (13/6/2023).
Sebagai alternative lanjutnjya, Pemda harus mencari solusi dengan mengkonfirmasi kepada pihak bandara dan itu katanya ada Wings untuk kerjasama.
“Kami Pemda Haltim sifatnya koordinatif jadi tidak bisa menekan, tetap menanyakan dan menyurat untuk hadir karena sudah tentu ini bentuk dari pelayanan,” jelasnya.
Dia mnegatakanb, Dinas Perhubungan Halmahera Timur, tidak membatasi pesawat yang masuk, akan tetapi harus lengkapi prosedural, karena memang ini peluang.
“Dengan batas kewenangan yang sangat minim, tetapi kami akan membantu pihak Wings agar masuk dan Pemda Haltim siap promosikan Wings,” jelasnya.






![Tim Irine Center Halmahera Barat PIC Kecamatan Ibu, Mohtar Ridwan saat menyerahkan bantuan beasiswa kepada orang tua siswa penerima didampingi Kepala Sekolah SDN 21 Halmahera Barat. [Foto. MR-730/Jazirah Indonesia].](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2026/03/1-4-300x178.jpg)
![Perwakilan Kedutaan Jepang, Kementerian Luar Negeri, UNDP dan Sekda Pulau Morotai dalam kunjungan bersama proyek seaBLUE di Morotai. [Foto: UNDP]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2026/03/2-2-300x178.jpg)


Komentar