Jazirah Indonesia – Banjir dan longsor melanda Kecamatan Weda Timur Halmahera Tengah (Halteng) Maluku Utara (Malut), Senin (7/8/2023) mengakibatkan jalan menghubungkan Weda – Patani terputus.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halteng, Rais Musa mengatakan, banjir terjadi di dua desa, yakni desa Messa dan Kotalo, ratusan rumah terendam banjir.
Sementara longsor disebutkannya, terjadi di delapan titik yang mengakibatkan juga dari Yeke menuju Desa Messa tidak bisa di lalui kendaraan.
“Titik longsor berada di delapan titik sehingga akses jalan dari Yeke menuju Messa terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat,” kata Rais Musa.
Akibat hal ini, masyarakat juga belum bisa melewati sepanjang delapan titik longsor. Karena dikatakanya, bukan hanya longsor dan banjir, terjadi padam lampu total dan sekitar 9 buah tiang listrik roboh.
Semntara rumah yang terendam banjir, bukan hanya rumah warga, terdapat fasilitas umum seperti puskesmas dan sekolah.
Dia menambahkan, longsor juga mengakibatkan jalan Yeke – Messa tidak bisa dilewati oleh masyarakat yang hendak pergi ke Weda dan sebaliknya.








![Foto bersama Bupati penyerahan bantuan armada penangkapan ikan berlokasi di (TPI) [Foto. Wahono]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/01/Foto-bersama-Bupati-penyerahan-bantuan-armada-penangkapan-ikan-berlokasi-di-TPI-Foto.-Wahono-300x178.jpg)
![Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia saat menerima masukan terkait revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dari DPP Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia dan KADES Indonesia Bersatu di Ruang Rapat Komisi II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1/2023). [Foto: Jaka/Man. Dpr.go.id].](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/01/22-2-300x178.jpg)
![Ilustrasi [Pict. bidiknews-indonesia.com]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/01/1-2-300x178.jpg)
Komentar