Bunda PAUD Kota Tidore Dorong Sinergi Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

Jazirah Indonesia – Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, menghadiri sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun yang dirangkaikan dengan pentas seni serta pelepasan siswa TK se-Kecamatan Oba Tengah. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Desa Aketobololo, Selasa (9/6/2026).

Dalam kegiatan itu, Rahmawati didampingi Koordinator Bidang Perencanaan dan Pengembangan Program Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan, Ny. Nuraen Ismail Dukomalamo.

Dalam sambutannya, Rahmawati menegaskan bahwa pendidikan prasekolah bukan sekadar program pelengkap, melainkan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

Menurutnya, kebijakan wajib belajar satu tahun prasekolah merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak memperoleh stimulasi tumbuh kembang yang optimal.

“Pendidikan prasekolah menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi sejak usia dini sebelum memasuki sekolah dasar. Pada masa emas pertumbuhan anak, perkembangan berlangsung sangat pesat sehingga harus didukung dengan layanan pendidikan yang tepat dan berkualitas,” ujarnya.

Rahmawati juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan program wajib belajar 13 tahun.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga pemerintah desa menjadi kunci agar seluruh anak memperoleh akses layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Selain itu, ia mengingatkan bahwa peran orang tua tidak kalah penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, baik dari aspek akademik maupun pembentukan karakter dan spiritual.

“Harapan kita tidak ada lagi anak yang tertinggal dari layanan PAUD. Keberhasilan pendidikan anak usia dini membutuhkan dukungan semua pihak, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dalam proses tumbuh kembang anak,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Rahmawati turut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan kepala sekolah yang telah membimbing anak-anak hingga menyelesaikan pendidikan di jenjang PAUD dan TK.

“Hari ini anak-anak kita telah menyelesaikan satu tahapan belajar yang luar biasa. Kami bangga melihat keceriaan dan keberanian mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar. Terima kasih kepada seluruh kepala sekolah dan guru yang dengan penuh kesabaran mendidik generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Pelepasan siswa tahun ini diikuti sebanyak 151 peserta didik yang berasal dari 16 lembaga Kelompok Bermain (KB), PAUD, dan TK di Kecamatan Oba Tengah.

Kegiatan berlangsung tertib dan meriah, ditutup dengan penampilan pentas seni dari para siswa yang menampilkan berbagai tarian daerah serta hafalan surah-surah pendek sebagai hasil pembelajaran selama menempuh pendidikan di PAUD dan TK.