Jazirah Indonesia – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) dan Yayasan The Tebings resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Rabu (12/8/2026).
Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan kegiatan akademik, terutama program magang mahasiswa, penelitian bersama, literasi, serta pengembangan kebudayaan di Maluku Utara.
Penandatanganan PKS dihadiri Dekan FIB Unkhair Nurain Jalaluddin, S.S., M.A., Pembina Yayasan The Tebings Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum., Ketua Yayasan The Tebings Safrudin Abdurahman, S.Sos., M.A., Wakil Dekan II Rahma Djumati, Wakil Dekan III Jainul Yusup, Dr. Arlina Madjid, serta sejumlah anggota Yayasan The Tebings.
Salah satu bentuk implementasi kerja sama tersebut ialah program magang bagi mahasiswa FIB Unkhair di Yayasan The Tebings.
Melalui program itu, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan riset, literasi, kebudayaan, dan kerja sosial kemasyarakatan.
Selain magang, kerja sama tersebut membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa FIB Unkhair untuk melakukan penelitian bersama. Penelitian juga diarahkan pada kegiatan lapangan di wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT).
Hasil penelitian nantinya diharapkan dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah maupun buku sebagai bagian dari dokumentasi dan pengembangan pengetahuan mengenai masyarakat serta kebudayaan Maluku Utara.
Pembina Yayasan The Tebings, Dr. M. Ridha Ajam, mengatakan kerja sama tersebut penting karena mempertemukan kapasitas akademik perguruan tinggi dengan pengalaman lapangan yang dimiliki yayasan.
“Yang paling penting dari kerja sama ini adalah bagaimana dosen dan mahasiswa bisa terlibat bersama, melakukan riset, turun ke lapangan, dan menghasilkan karya, termasuk buku,” ujar Ridha.
Ketua Yayasan The Tebings Safrudin Abdurahman menyambut baik kerja sama dengan FIB Unkhair tersebut. Ia berharap kolaborasi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada penandatanganan PKS.
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan The Tebings dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi program yayasan.
Safrudin juga berharap kerja sama tersebut segera ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret, terutama penelitian dan pengembangan pengetahuan mengenai masyarakat serta kebudayaan Maluku Utara.
Sementara itu, Dekan FIB Unkhair Nurain Jalaluddin mengatakan kolaborasi dengan The Tebings diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa di luar ruang kelas.
Kerja sama tersebut, kata dia, sekaligus menjadi ruang bagi FIB Unkhair untuk memperkuat keterlibatan dalam penelitian dan pengembangan kebudayaan di Maluku Utara.
Kolaborasi FIB Unkhair dan Yayasan The Tebings diharapkan menjadi awal dari berbagai kegiatan bersama yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat.
Kerja sama itu juga ditargetkan menghasilkan program dan karya yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan, penelitian, literasi, serta pelestarian kebudayaan Maluku Utara. (*)






