Reses, Nurul Asnawiah Serap Aspirasi Kader Posyandu Tidore Utara

Jazirah Indonesia – Kader Posyandu se-Kecamatan Tidore Utara menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan sarana dan prasarana penunjang pelayanan saat mengikuti kegiatan reses Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan dari Fraksi PDI Perjuangan, Nurul Asnawiah.

Dalam kegiatan tersebut, para kader menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelayanan Posyandu di masing-masing kelurahan.

Aspirasi yang disampaikan antara lain kebutuhan mobiler atau peralatan penunjang kegiatan serta alat kesehatan (alkes).

Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian kader adalah ketersediaan set antropometri.

Peralatan tersebut dinilai penting karena digunakan dalam proses penimbangan dan pengukuran balita sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Para kader berharap kebutuhan sarana dan prasarana tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menurut mereka, ketersediaan peralatan yang memadai akan membantu kader menjalankan pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal.

Menanggapi aspirasi tersebut, Nurul Asnawiah mengatakan seluruh masukan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan dicatat dan menjadi bahan dalam menjalankan fungsi kedewanan.

“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan kami catat dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan serta kemampuan anggaran daerah.

Kebutuhan kader Posyandu ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak,” ujar Nurul.

Ia mengatakan kader Posyandu memiliki peran penting dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.

Karena itu lanjutnya, dukungan kepada kader perlu diberikan secara menyeluruh, baik melalui peningkatan kapasitas maupun pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Nurul berharap aspirasi yang disampaikan kader dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan dipenuhi secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran.

“Posyandu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan legislatif, agar kader dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kegiatan reses tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Aspirasi para kader Posyandu Tidore Utara tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan dalam proses penganggaran serta kebijakan pembangunan daerah.

Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, pelayanan Posyandu diharapkan dapat semakin optimal, terutama dalam membantu pemantauan kesehatan ibu dan anak serta tumbuh kembang balita di Kecamatan Tidore Utara.