oleh

Muslimat NU Haltim Gandeng Perguruan Pagar Nusa Kampanyekan Anti Kekerasan

Jazirah Indonesia – Muslimat Nadhatul Ulama (NU) Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara  menyelenggarakan Kampanye sosialisasi edukasi  kekerasan dan pencegahan Pelecehan Seksual bersama Perguruan Pagar Nusa bertempat di Masjid Camara Jaya Wasile, Minggu (27/03/2022).

Kegiatan ini dihadiri, Ketua Muslimat NU Haltim Misna Utari S.Ag bersama Ketua Umum Pagar Nusa Maluku Utara Sunyoto.

Ketua Muslimat NU Haltim, Misna Utari  S.Ag mengatakan, kampanye sosialisasi kekerasan dan pencegahan pelecehan seksual sangat perlu dibicarakan untuk mendapat perhatian dari semua kalangan.

Itu disampaikan Misna karena untuk Wilayah Halmahera Timur, tingkat kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak sangat tinggi.

“Kami Muslimat NU sangat mengecam bentuk kekerasan dan pelecehan seksual kepada Anak dalam bentuk apapun, saat ini salah satu program kami terkait perlindungan anak di prioritaskan  dengan  sosialisasi dan pencegahan kekerasan seksual kepada anak  yang diharapkan mampu mengedukasi semua kalangan”, ujarnya.

Lanjutnya, Muslimat NU Bersama Pagar Nusa kompak saat ini untuk menyuarakan stop kekerasan dan pelecehan seksual.

“Kami bersinergi untuk melatih fisik dan rohani  anak, remaja untuk  perangi pelecehan yang bukan hal tabuh lagi, jadi mari kita bersama perangi ini, ajaknya.

Sementara itu terpisah,  Ketua Umum Pagar Nusa Maluku Utara, Sunyoto  berterima kasih kepada Muslimat NU Haltim yang sudah bersinergi bersama pihaknya untuk menyuarakan Kekerasan Seksual Terhadap Anak.

Sunyoto menambahkan, untuk anak didiknya yang sudah mencapai ratusan terus dilakukan pembinaan  latihan itu bukan hanya fisik saja tetapi mencakup non fisik.

“Jadi pembinaan akhlaknya yang utama, kejahatan di luar sana banyak terjadi karena kesempatan, Jadi untuk santri-santri yang cewe digalakan”, katanya.

Disamping soal ahlak yang utama, santri-santri yang cewe digalakan untuk latihan fisik, karena kejahatan di luar sana banyak terjadi”, kata Sunyoto.

Belajar fisik ini, lanjutnya untuk menangkal dan membentengi diri dari  tindak kejahatan. “Siangnya kami latihan fisik, malam untuk murid-murid waktunya untuk mengaji dan belajar”, jelasnya.

Keluarga, dijelaskannya adalah sekolah pertama. Olehnya, dirinya berharap pencegahan kekerasan seksual kepada anak  menjadi perhatian khusus dan orang tua.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Ketua, Sekertaris dan pengurus muslimat NU Halmahera Timur, Ketua Pagar Nusa Maluku Utara Sunyoto, serta murid-murid Pagar Nusa Haltim.

Sebagai informasi, “Pagar Nusa” adalah Perguruan silat dibawah naungan Nadhatul Ulama, yang kini sudah mencetak ratusan murid di wilayah Halmahera Timur.

banner 1200x500

Komentar