Jazirah Indonesia – Hingga saat ini, gaji guru PPPK SMA/SMK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang ditunggak selama tujuh (7) bulan pada tahun 2022 lalu belum juga terbayar.
Lambannya pembayaran gaji guru PPPK ini disinyalir karena terhambat di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) provinsi Maluku Utara.
Kepala BPKAD Provinsi Malut, Ahmad Purbaja yang dikonfirmasi wartawan malah menyebut, lambatnya pembayaran gaji guru PPPK SMA/SMK ini karena lambatnya permintaan pembayaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut.
Kata Purbaja, pada prinsipnya, BPKAD tetap membayar tunggakan gaji guru PPPK ini akan tetapi itu tergantung Dikbud Malut. “Bagaimana kita mau membayar, sementara permintaan dari Didbud juga belum masuk,” kata Ahmad Purbaja, Selasa (28/2/2023).
Purbaja justru menyebut bahwa anggaran untuk pembayaran gaji guru PPPK sudah tersedia, apalagi ketersediaan anggaran di awal tahun bisa mencukupi untuk membayar tunggakan gaji yang dimaksud.
“Untuk anggarannya memang tersedia karena ini awal tahun, tentu pasti tersedia, tapi kita juga harus menunggi permintaan dari Dikbud. Jadi BPKPAD tetap bayar asalkan ada permintaan,” tandasnya.





![Walikota Tidore Kepulauan Capt H.Ali Ibrahim memberikan arahan kepada Tim Liaison Officer (LO) dan Tim Protokol di di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore Jumat (8/12/2023) [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/12/2-3-300x178.jpg)
![PT. Garuda Indonesia Cabang Ternate ikut berpartisipasi dan memberikan support Corporate Social Responsibility (CSR) pada bakti sosial untuk lingkungan, yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hajri Nusantara [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/12/4-2-300x178.jpg)
![Pemerintah Kota Tidore Kepulauan raih penghargaan Anugerah Meritokrasi Tahun 2023 dari KASAN [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/12/1-4-300x178.jpg)


Komentar