Jazirah Indonesia – Mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara Saifuddin Djuba turut diperiksa KPK dalam kasus suap proyek infrastruktur dan perizinan di Malut yang diduga melibatkan Gubernur nonaktif Abdul Gani Kasuba.
Pemeriksaan terhadap Saifuddin Djuba berlangsung di Mako Brimob Polda Maluku Utara di Ternate, Kamis (11/1/2024).
Selain dia, KPK juga memeriksa enam (6) orang pegawai di Dinas PUPR Malut.
“Hari ini Kamis (11/1) bertempat di Sat Brimob Polda Maluku Utara, tim penyidik kembali menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Kamis (11/1/2024).
Berikut 6 pegawai Dinas PUPR yang turut dipanggil untuk dimintai keterangan oleh KPK dalam kasus ini. Yaitu, Safrin Hairudin, dan Moh. Fitra U.Ali, Faris Hi. Abdulbar, Muhammad Juba, Chairil Yamin Marasabessy, dan Mar’ie Bachmid.
Sebelumnya pada Rabu 10 Januari kemarin, KPK juga memeriksa 7 saksi yang merupakan pejabat dan mantan pejabat di Pemprov Malut. Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Imran Yakub, Kepala Dinas ESDM Suriyanto Andili, Kepala BPKAD Ahmad Purbaya, Kepala DKP Abdullah Assagaf, Bendahara Dinas Perkim Syahril, ajudan gubernur Abdul Gani Kasuba Zaldy Kasuba dan mantan Kepala Dinas PUPR Malut, Jafar Ismail.








![Aksi Walk Out Puluhan ASN Pemprov tuntut TPP (foto. Ist.])](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/05/3-3-300x178.jpg)

![Pemberian buku “Las fortalezas de las islas Molucas” dari Wakil Duta Besar Penasehat Budaya dan Keilmuan, Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta, Diego Santiago Rivero kepada Pemda Kota Tidore Kepulauan yang dihadiri juga penulisnya Juan Carlos Rey [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/05/2-2-300x178.jpg)