Jazirah Indonesia – Warga Maluku Utara diminta untuk mengedepankan etika dalam bermedia sosial. Hal itu dilakukan agar dapat menepis isu-isu sara menjelang Pilkada serentak pada November 2024.
“Kami di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kaminfo) imbau agar masyarakat Malut bisa mengedepankan etika dalam bermedia sosial,” kata Kadis Kominfo Malut, Iksan R.A. Arsad, Kamis (11/7/2024).
Menurut Iksan, etika bermedia sosial sangat menguntungkan diri maupun kelompok. Bahkan mampu menepis setiap isu-isu sara yang nantinya dimainkan.
“Momentum Pilkada begini kan biasanya saling menyerang, makannya kita harap semua pengguna media sosial mengedepankan etika, dewasa dan tidak saling menyerang satu sama lain. Paling penting adalah jangan ikut emosi dalam bermedia sosial,” ujarnya.
Iksan menuturkan, Maluku Utara dikenal dengan budaya persaudaraan humanis yang kuat sehingga untuk menjaga nilai itu dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk bersatu agar tidak saling menjatuhkan yang ujungnya memecah belah persaudaraan.
“Intinya, kita semua harus lebih dewasa bermedia sosial dan mengedepankan nilai persaudaraan. Kita Kominfo berharap seperti itu,” tandasnya.





![Pemberian buku “Las fortalezas de las islas Molucas” dari Wakil Duta Besar Penasehat Budaya dan Keilmuan, Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta, Diego Santiago Rivero kepada Pemda Kota Tidore Kepulauan yang dihadiri juga penulisnya Juan Carlos Rey [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/05/2-2-300x178.jpg)
![Wakil Duta Besar Penasehat Budaya dan Keilmuan, Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta berkunjung ke Kota Tidore Kepulauan [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/05/1-7-300x178.jpg)
![Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto [Foto. dpr.go.id]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/05/didik-mukrianto_20180512_132509-300x178.jpg)

