Jazirah Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Maluku Utara pada Selasa (24/2/2026).
Sejumlah kabupaten dan kota diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari.
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini antara lain Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Pulau Taliabu, serta Kota Ternate.
Di Halmahera Barat, hujan berpotensi mengguyur wilayah Ibu, Jailolo, Sahu dan sekitarnya.
Sementara di Halmahera Tengah meliputi Weda dan Patani. Untuk Halmahera Selatan, wilayah seperti Makian, Gane Timur hingga Obi Selatan juga masuk dalam daftar waspada.
Adapun di Kota Ternate, wilayah Pulau Moti diperkirakan terdampak hujan disertai angin kencang.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir lokal, genangan air, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang.
Warga juga diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan saat terjadi hujan lebat dan selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Peringatan dini ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer terkini.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diminta untuk terus berkoordinasi dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di masing-masing wilayah.










