Jazirah Indonesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama TNI Angkatan Darat resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Gita, Kecamatan Oba, melalui kegiatan peletakan batu pertama yang dirangkaikan dengan video conference (vicon), Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asis Hadad, yang mewakili pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Asis menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI AD, khususnya Kodim 1505/Tidore, atas kepedulian dan kontribusinya terhadap masyarakat.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodim 1505/Tidore. Dengan dimulainya pembangunan jembatan Garuda Merah Putih ini, kami berharap akses masyarakat akan semakin mudah,” ujar Asis.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat, terutama para petani, dalam mendistribusikan hasil pertanian.
Kemudahan akses tersebut diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan perekonomian warga.
Sementara itu, Dandim 1505/Tidore, Inf. Wahyu Widya Sasono, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari rencana operasional Satgas Jembatan TNI AD yang dilaksanakan di Kecamatan Oba, Desa Gita.
“Hari ini kami melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih. Ini merupakan program dari Presiden yang ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses distribusi hasil bumi,” jelas Wahyu.
Ia berharap pembangunan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga di wilayah Oba.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Asis Hadad bersama Dandim 1505/Tidore, didampingi Camat Oba, Safrudin Naser.








