Jazirah Indonesia— Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Pemuda Pelajar Tongowai (IPPT) yang berlangsung 3 hingga 4 Oktober 2026, menetapkan Husdi Wahid sebagai Ketua Umum terpilih untuk memimpin kepengurusan IPPT periode 2026-2029.
Mubes tersebut berlangsung dengan antusiasme pemuda Kelurahan Tongowai. Sejumlah tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh turut hadir, bersama peserta penuh dan peninjau yang mengikuti rangkaian musyawarah hingga penetapan ketua umum terpilih.
Pelaksanaan Mubes menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi setelah masa kepengurusan sebelumnya berakhir.
Dalam proses pemilihan Ketua Umum, awalnya terdapat sembilan nama yang diusulkan sebagai calon. Nama-nama tersebut kemudian mengikuti tahapan verifikasi untuk memastikan terpenuhinya persyaratan pencalonan.
Dalam proses tersebut, beberapa nama dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, sementara sebagian calon lainnya memilih mengundurkan diri.
Pembahasan mengenai kriteria calon ketua sempat berlangsung cukup alot. Namun, perbedaan pandangan tersebut akhirnya dapat diselesaikan.
Dari sembilan nama yang diusulkan sebagai calon ketua, panitia kemudian melakukan verifikasi terhadap persyaratan masing-masing.
Dalam proses tersebut, terdapat calon yang tidak memenuhi persyaratan dan beberapa calon lainnya memilih mengundurkan diri.
Setelah seluruh tahapan dilalui, hanya satu calon yang memenuhi persyaratan sekaligus menyatakan kesiapan untuk memimpin organisasi.
Dengan kondisi tersebut, Husdi Wahid akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Umum IPPT secara aklamasi untuk periode 2026-2029.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Husdi mengatakan langkah awal kepengurusan baru akan diarahkan pada penguatan koordinasi dan komunikasi antarpemuda.
Ia juga mendorong agar IPPT lebih aktif menghadirkan kegiatan di bidang pendidikan, kreativitas, olahraga dan sosial kemasyarakatan.
Bagi Husdi, program kerja organisasi tidak cukup hanya disusun sebagai agenda kepengurusan. Setiap program harus mampu memberi manfaat dan menghadirkan keberadaan IPPT di tengah pemuda maupun masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan Mubes, serta Pemerintah Kelurahan Tongowai, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh adat yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Husdi mengajak seluruh pemuda meninggalkan berbagai perbedaan yang muncul selama proses sebelumnya dan menjadikan pergantian kepengurusan sebagai momentum untuk membuka lembaran baru dengan semangat kebersamaan.
Sementara pesan Ketua Umum IPPT demisioner, Hamid Salam, disampaikan oleh R. Yakub MS Djumadil, salah satu anggota Dewan Penasehat IPPT.
Hamid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan IPPT selama masa kepengurusannya.
Ia menegaskan, berakhirnya masa kepengurusan tidak berarti berakhir pula pengabdiannya.
Meski tak lagi menjabat sebagai Ketua Umum, Hamid tetap menyatakan komitmennya untuk mendukung, mengabdi dan mendampingi IPPT dalam situasi apa pun.
Ia juga mengajak seluruh pemuda memberikan dukungan kepada kepengurusan baru agar IPPT dapat terus berkembang dan bersama-sama membuka lembaran baru bagi organisasi.
Pada acara penutupan musyawarah, Kepala Kelurahan Tongowai, Masita Arifin, berharap kepengurusan baru dapat membanguna kemitraan antara IPPT dan Pemerintah Kelurahan dalam mengembangkan organisasi.
Ia juga berharap IPPT di bawah kepemimpinan baru tetap menjaga kekompakan serta mampu menjadi wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda di Kelurahan Tongowai.
Pemerintah Kelurahan Tongowai, kata Masita, terbuka menerima aspirasi pemuda dan mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat mendorong perkembangan generasi muda di wilayah tersebut.
Dukungan terhadap kepengurusan baru juga disampaikan peserta peninjau, Hi. Adam Muhammad. Ia mendorong agar bidang kerohanian mendapat perhatian lebih dalam kepengurusan mendatang.
Menurut Adam, penguatan bidang kerohanian penting sebagai bagian dari pembinaan mental dan keagamaan generasi muda.
Ia sendiri sebelumnya pernah menangani bidang tersebut dalam kepengurusan IPPT dan terlibat dalam sejumlah kegiatan kerohanian.
Mubes IPPT Tongowai kemudian ditutup dengan harapan agar kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Husdi Wahid mampu memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas ruang kegiatan pemuda, serta menghadirkan program yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi pemuda dan masyarakat Kelurahan Tongowai.







