oleh

Kepala BNN Temui Gubernur Malut

jazirah.id  – Sofifi – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.IK, SH., MH bertemu Gubernur Malut, KH Abdul Ghani Kasuba di kantor gubernur Sofifi, Selasa (26/01/2021).

Pertemuan membahas kerjasama memerangi Narkoba ini, Roy Hardi Siahaan didampingi sejumlah pejabat internal BNN, sedangkan Gubernur Malut didampingi Sekretaris Gubernur, Samsudin Abdul Kadir.

banner 1200x500

Gubernur Ghani Kasuba memberi respon setelah mendengarkan rencana Kepala BNN untuk menindaklanjuti kerja BNN mengkampanyekan bahaya narkoba bagi masyarakat Malut dengan membangun kerjasama dengan beberapa instansi terkait.

“Sebagai gubernur, saya memiliki tanggungjawab untuk melindungi masyarakat saya jadi silahkan bapak kepala BNN untuk melakukan tugas mulia demi keselamatan masyarakat, ” kata Ghani Kasuba.

Kepala biro Protokol, kerjasama dan komunikasi publik Rahwan k suamba menjelaskan, sebelum menemui gubernur, kepala BNN Malut dan staf melakukan pertemuan bersama sekprov di ruang rapat Sekprov.

Sekprov didampingi kadis sosial Muhamad Ismail, Karo PKKP Rahwan k suamba, kepala dinas ESDM Hasyim Daeng Barang, plt kepala Biro Pemerintahan Taufik Marasabessy dan sejumlah OPD terkait seperti BPMD dan Kesbangpol.

Pertemuan itu juga sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, dibahas beberapa hal diantaranya rencana penggunaan rumah rehabilitasi yang dibangun oleh kementerian sosial RI di Ternate.

Selain itu, kepala BNN juga meminta Karo PKKP untuk membantu mengkampanyekan bahaya narkoba.

Ia  menyampaikan, Malut adalah daerah kecil namun tingkat peredaran narkoba terus meningkat, dimana pada tingkat penghuni lapas juga sudah menjadi bandar narkoba.

Oleh karena itu, ia berharap agar pemprov dapat bekerjasama dengan BNN untuk lebih gencar melakukan kampanye tentang  bahaya narkoba.

Sementara itu Sekprov Malut, Samsudin Abdul Kadir menyambut rencana kepala BNN dengan meminta kepada Dinas Sosial, Biro PKKP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kesbangpol untuk memperhatikan bentuk kerjasama yang akan dilakukan .

Seperti lanjutnya, Dinas PMD yang telah dibentuk desa sadar narkoba dan kerjasama yang telah dilakukan setiap tahun.

Reporter         : A.A Yono

Penulis            : A.A Yono

Editor              : A.A Yono

Komentar