Jazirah Indonesia – Muhammad Sinen kembali mendapat kepercayaan memimpin Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Maluku Utara periode 2026-2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PBVSI Maluku Utara yang berlangsung di Cafe Samatira, Kota Ternate, Selasa (19/5/2026).
Muhammad Sinen yang juga Wali Kota Tidore Kepulauan maju sebagai calon tunggal setelah mengantongi dukungan dari 10 pengurus PBVSI kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Dalam sambutannya usai terpilih, Muhammad Sinen menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan untuk memimpin PBVSI Maluku Utara.
“Ini adalah amanah besar yang kembali diletakkan di pundak saya. Saya sempat ragu untuk maju kembali karena adanya aturan yang membatasi rangkap jabatan di organisasi olahraga, namun dorongan dan dukungan tulus dari seluruh pengurus kabupaten dan kota membuat saya kembali menerima mandat demi masa depan bola voli di bumi Moloku Kie Raha,” kata Muhammad Sinen.
Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan itu menegaskan, mengelola organisasi olahraga bukan soal mencari keuntungan, melainkan bentuk pengorbanan dan ketulusan demi kemajuan olahraga di Maluku Utara.
Pada periode keduanya memimpin PBVSI Maluku Utara, Muhammad Sinen memasang target membawa tim bola voli Maluku Utara meraih prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Pada periode kedua ini kami memasang target tinggi dengan visi utama membawa tim voli Maluku Utara mencetak prestasi gemilang di ajang PON mendatang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama sinergi antara PBVSI, pemerintah daerah, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) guna mengatasi keterbatasan anggaran serta fasilitas pembinaan atlet.
Menurutnya, Maluku Utara sebagai daerah kepulauan memiliki banyak potensi atlet muda yang perlu dibina secara berkelanjutan melalui program kerja yang terukur, termasuk pelaksanaan turnamen rutin di setiap daerah.
“Melalui kompetisi yang berkesinambungan, PBVSI Maluku Utara optimistis dapat menjaring bibit unggul sejak dini dan menjadikan bola voli sebagai cabang olahraga unggulan yang mampu bersaing dengan popularitas sepak bola,” tandasnya.










