Jazirah Indonesia – Harapan sejumlah perantau untuk berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman saat lebaran Idul Fitrih 2021 nanti akhirnya pupus. Pasalnya Pemerintah resmi melarang masyarakat melakukan mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
Larangan itu diputuskan melalui rapat tingkat menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di kantornya secara luring dan daring, Jumat (26/3/2021) seperti dilansir suara.com.
“Maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” kata Muhadjir melalui konferensi pers yang ditayangkan melalui YouTube Kemenko PMK.
Keputusan larangan mudik berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat.
Kebijakan itu diambil kata Muhadjir, untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) serta memuluskan program vaksinasi.
Meski larangan mudik hanya berlaku 12 hari, masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan ke luar daerah.
“Maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” ucapnya.
Editor : RIOR






![Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra DR. Syofyan Saraha, M.Si menerima kunjungan Tim Audit dari Kemendagri di ruangnya, Kamis (21/11/ 2024). [Foto Ist]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/11/5-4-300x178.jpg)
![Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Kota Tidore Kepulauan gelar Sosialisasi Aplikasi Satu Data Informasi Statistik (SANTIK), Kamis (21/11/2024). [Foto Ist].](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/11/2-10-300x178.jpg)

![Pidato Walikota Tidore Kepulauan disampiakan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, S,Pd. MM pada Rapat Paripurna ke-13 masa Persidangan I Tahun 2024 tentang Jawaban Walikota terhadap pandangan umum Frakdi DPRD Kota Tidore, Rabu (20/11/2024) [Foto Ist.].](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/11/6-5-300x178.jpg)
Komentar