Jazirah Indonesia – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara menargetkan tidak ada klaster baru penularan Covid-19 pasca kegiatan STQ Nasional yang dipusatkan di Sofifi. Demikian disampaikan Kepala Dinkes Provinsi Maluku Utara, Idhar Sidi Umar, Selasa, (19/10/2021).
“Kami memastikan tidak ada klaster baru pasca STQ Nasional di Sofifi ini,” kata Idhar.
Kendati begitu, Idhar mengaku tetap waspada. Untuk itu Dinas Kesehatan Provinsi bekerjsama dengan BNPB daerah untuk mitigasi dan penyebaran covid-19 serta membuka posko kesehatan utama dibilangan kilometer 40 yang dibuka 24 jam.
“Posko kesehatan dibuka 24 jam, kami juga mendirikan posko di venue, tempat diadakannya lomba, disitu ada mobil ambulans, petugas medis dan dokter yang sedia setiap saat untuk memberikan layanan kepada kafilah,”imbuhnya.
Selain menyediakan posko kesehatan, Dinkes Malut juga akan menyiapkan mekanisme protokol kesehatan saat final hingga penutupan STQ Nasional.
“Kita akan siapkan mekanismenya pada final dan penutupan nanti sehingga bisa mencegah kerumunan masyarakat yang sedang menonton, ini juga berlaku bagi peserta hingga panitia penyelenggara,”pungkasnya.
Penulis : Rd
Editor : A. Achmad Yono





![Direktur PT. Mega Cipta Cemerlang, Samin Tan [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/06/Direktur-PT.-Mega-Cipta-Cemerlang-Samin-Tan-Foto.-Ist-300x178.jpg)
![Korban penyerangan OTK, saat berada di Puskesmas Damuli [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/06/1-8-300x178.jpg)
![Guru sekolah Muhammadiyah di Kota Tidore Kepulauan menerima pengahargaan pada momen Musda ke-IV Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Tidore [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/06/3-1-300x178.jpg)
![Sekretaris Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Baiquni [Foto. ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/06/2-5-300x178.jpg)

Komentar