Jazirah Indonesia – Tercatat sebanyak 77 rumah warga dan 1 Masjid di Galela Halamhera Utara (Halut) Maluku Utara rusak akibat gempa Magnitude 5,2 M yang terjadi Senin (18/4/2022)
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daaerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara, Abner Manery mengatakan, informasi tersbeut merupakan Informasi dari Tim Reaksi Cepat (TRC) saat melakukan pendataan di Tempat kejadian bencana (TKB).
Baca juga: Gempa Magnitudo 5.2 di Halmahera Utara Sebabkan Kerusakan Bangunan
“Terdapat 5 desa di Kecamatan Galela Barat dan Kecamatan Galela yang terkena dampak gempa diantaranya Desa Dokolamo, Desa Ngidiho, Desa Barataku, Desa Towara dan Desa Simau” kata Abner, Senin (18/4/22).
Abner menjelaskan, dampak kerusakan di lima desa tersebut diantaranya, Desa Dokolamo sebanyak 15 rumah rusak berat.
Desa Barataku, 12 rumah rusak berat, 21 rusak ringan, Desa Ngidiho, 25 rumah rusak berat, Desa Simau 4 rumah rusak berat, dan1 unit tempat ibadah Desa Ngidiho rusak berat.
“Korban jiwa akibat gempa ini dan kerugian material sementara dalam pendataan. Sementara yang menjadi kebutuhan mendesak adalah tempat tinggal sementara para warga dampak gempa bumi”, katanya.






![Pementasan Seni Hoda Se Gam yang diselenggarakan oleh Folakatu Art di acara pembukaan Sabtu (25/11/2023) malam [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/11/3-6-300x178.jpg)
![Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, memimpin aksi kemanusian “Dari Tidore untuk Palestina” di Pantai Tugulufa, Senin (27/11/2023) [Foto. Ist]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/11/2-8-300x178.jpg)
![Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyerahkan aset hibah tanah kepada Pemkab Halmahera Tengah [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/11/1-10-300x178.jpg)
Komentar