Jazirah Indoensia – Sebanyak 871 kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tahun 2023 diusulkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mengusulkan ke Kemenpan RB.
Usulan tersebut termasuk langka antisipasi Pemda Haltim terhadap rencana penghapusan tenaga honorer oleh pemerintah.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Haltim, Ismail Mahmud mengakui jumlah P3K tersebut telah disiapkan yang mencakup tenaga kesehatan, guru dan tenaga teknis sesuai kebutuhan Pemda Haltim.
“Kami sudah usulkan secara keseluruhan ke Menpan-RB, dan kuota itu sudah mencakup secara kebutuhan,”kata Ismail.
Ketersediaan ASN di lingkungan Pemda Haltim saat ini dijelaskan Ismail tidak sebanding dengan beban kerja yang ada, sehingga jika penghapusan honorer tidak diantisipasi, maka akan menjadi boomerang.
“Tenaga teknis lainnya seperti sopir, cleaning service dan Satpol PP tetap masuk prioritas kami, meskipun Pemda diberikan kewenangan untuk mengatur kebutuhan melalui pihak ke tiga. Kami tetap pikirkan semuanya,” jelasnya.
Dia mengharapkan usulan tersebut dapat direalisasi karena saat ini belum ada informasi dari kementerian untuk tes realisasi kuota.
Islamil juga menghrapkan penerimaan P3K terus dibuka sampai 2023, begitu juga kuota kebutuhan yang kami usulkan bisa direalisasi.





![Walikota Tidore Kepulauan Capt H.Ali Ibrahim memberikan arahan kepada Tim Liaison Officer (LO) dan Tim Protokol di di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore Jumat (8/12/2023) [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/12/2-3-300x178.jpg)
![PT. Garuda Indonesia Cabang Ternate ikut berpartisipasi dan memberikan support Corporate Social Responsibility (CSR) pada bakti sosial untuk lingkungan, yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hajri Nusantara [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/12/4-2-300x178.jpg)
![Pemerintah Kota Tidore Kepulauan raih penghargaan Anugerah Meritokrasi Tahun 2023 dari KASAN [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/12/1-4-300x178.jpg)


Komentar