Jazirah Indonesia – Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara kembali erupsi, Sabtu (22/2/2025), pukul 03.39 WIT.
Dalam laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), akibat erupsi ini, kolom abu teramati setinggi 1.000 meter di atas puncak.
Kepala Pos PGA Ibu, Axl Roeroe meyampaikan, letusan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm berdurasi 45 detik, teramati juga sinar api setinggi 200 meter.
Axl Roeroe menyampaikan, Gunung Ibu berada pada Status Level III (Siaga). Dia mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan, agar waspada.
“Masyarakat agar tidak agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km, memperluas sektoral berjarak 5 km ke arah memicu kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu,” kata Axl Roeroe melalui rilis WAG, Sabtu (22/2/2025).
Selain itu, Axl mengingatkan, jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
“Diimbau juga kepada Masyarakat agar tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak menyebarkan isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Selain itu masyarakat juga diminta agar selalu mengikuti Arahan dari Pemerintah Daerah,” katanya.






![Kondisi jalan di kawasan Gunung Mamae, menuju Desa Sumber Makmur, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. [Dok: Fajri Yamin/Warga Desa Kebun Raja]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2021/09/3-1-300x178.jpg)

![Kapal Motor Simba 1. [Foto: Istimewa]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2021/09/5-300x178.jpg)
![Ilustrasi - nelayan di Tobelo, Halmahera Utara, menurunkan sejumlah ikan jenis cakalang di kawasan Pelabuhan Tobelo. [Foto: Nurkholis Lamaa/Jazirah]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2021/09/2-300x178.jpg)
