Jazirah Indonesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menerima kunjungan tim Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara dalam rangka pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025, yang berlangsung di ruang rapat wali kota, Senin (6/4/2026).
Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah, serta pimpinan OPD terkait menyambut langsung kedatangan Plt. Kepala Perwakilan BPK Maluku Utara, Bhuono Agung Nugroho bersama jajaran.
Dalam arahannya, Wali Kota Muhammad Sinen menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pemeriksaan tersebut. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk kooperatif dan mempermudah proses kerja tim auditor.
“Kami menyambut positif kedatangan Plt. Kepala Perwakilan BPK Malut bersama jajaran di Kota Tidore. Saya berharap Pak Sekda dan OPD terkait dapat memudahkan auditor serta memberikan dukungan penuh selama pemeriksaan berlangsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim pemeriksa dijadwalkan berada di Kota Tidore Kepulauan selama hampir satu bulan. Oleh karena itu, koordinasi antara Inspektorat, BPKAD, serta OPD lainnya sangat diperlukan guna memperlancar proses pemeriksaan.
Selain itu, Sekretariat DPRD juga diminta sigap dalam menindaklanjuti kebutuhan administrasi yang diperlukan oleh tim BPK.
Sementara itu, Plt. Kepala Perwakilan BPK Maluku Utara, Bhuono Agung Nugroho menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk memberikan opini atas kewajaran LKPD dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting.
“Pemeriksaan ini mencakup kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian intern,” jelasnya.
Ia menambahkan, ruang lingkup pemeriksaan meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan SAL, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, hingga Catatan atas Laporan Keuangan.
BPK juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan sebelumnya, yang hingga Semester II Tahun 2025 telah mencapai 77,60 persen.







