Jazirah Indonesia – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengajak rakyatnya untuk menyalurkan semangat Ramadhan dengan membantu mereka yang kurang mampu dan yang paling membutuhkan.
Ia juga mengimbau agar setiap pihak menjunjung solidaritas dengan memupuk perdamaian, harapan dan persatuan.
Menyadur Republika.co.id yang melansir Inquirer, Rabu (14/4), Duterte juga mengatakan ibadah puasa selama Ramadhan merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Ibadah ini mengingatkan orang akan nilai pengorbanan, ketaatan dan amal.
Duterte mengemukakan bahwa bangsa Filipina bergabung dengan saudara-saudari Muslim untuk memperingati turunya wahyu Alquran kepada Nabi Muhammad SAW.
“Sembari kita menandai acara suci ini, saya meminta semua orang untuk mempromosikan solidaritas di antara semua orang Filipina dengan mewujudkan iman melalui tindakan dan dengan memupuk perdamaian, harapan, dan persatuan saat kita menghadapi saat-saat yang paling menantang,” katanya.
Ia berharap masyarakat Filipina terus maju dengan keberanian, harapan dan optimisme, karena berkah Ramadhan membawa perdamaian dan kemakmuran bagi bangsa itu.
Di Filipina, 13 April menandai awal resmi Ramadhan, bulan di mana umat Islam berpuasa dari fajar hingga maghrib dan menjauhkan diri dari kesenangan sensual dan tindakan dosa. Momen ini juga merupakan periode refleksi dan pembaruan iman.
Peringatan Ramadhan tahun ini berlangsung di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda negara tersebut.
Editor : RIOR








![Tim Irine Center Halmahera Barat PIC Kecamatan Ibu, Mohtar Ridwan saat menyerahkan bantuan beasiswa kepada orang tua siswa penerima didampingi Kepala Sekolah SDN 21 Halmahera Barat. [Foto. MR-730/Jazirah Indonesia].](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2026/03/1-4-300x178.jpg)
![Perwakilan Kedutaan Jepang, Kementerian Luar Negeri, UNDP dan Sekda Pulau Morotai dalam kunjungan bersama proyek seaBLUE di Morotai. [Foto: UNDP]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2026/03/2-2-300x178.jpg)
Komentar