Jazirah Indonesia – Pekerjaan penambahan bangunan gedung kuliah Universitas Nuku (UNNU) Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara yang dikerjakan sejak tahun 2016 hingga kini tak kunjung selesai.
Kondisi bangunan yang ditaksir belum mencapai 50 persen ini dibiarkan begitu saja, membuat Rektor Universitas Nuku Idris Sudin angkat bicara.
Dia meminta kepada pemerintah provinsi Maluku Utara agar bangunan tersebut dapat diselesaikan pekerjaannya sehingga dapat difungsikan.
Karena lanjutnya, pengembangan gedung kampus itu tentunya berpengaruh terhadap perkembangan tata kelola dan sistem penyelenggaran pendidikan di Universitas Nuku.
“Kalau seandainya tidak tuntas atau tidak dituntaskan berati harus ada informasi yang jelas terkait proyek mangkraknya sampai disitu saja sehingga dari pihak kampus akan menindak lanjuti dan menyelesaikan secara mandiri”, kata Idris, Selasa (8/2/2022).
Berkaitan dengan kejelasan kelanjutan bangunan tersebut, Idris mengaku tidak mengetahui, menurutnya bangunan tersebut sebelum dirinya menjabat sebagai Rektor UNNU.
Pembangunan gedung kuliah ini diketahui dikerjakan dengan sumber anggaran dari APBD Provinsi Maluku Utara Tahun 2016 dengan nilai Rp 573.000.00.
Idris berharap agar bangunan tersebut dapat diselesaikan, paling tidak dapat disiasati oleh pemerintah pada perubahaan anggaran 2022.
“Kami berharap di perubahan anggaran tahun 2022 ini bisa diakomodir untuk pembagunannya”, harap Idris.





![Festival Idadari Ma Munara yang ke 2 Tahun 2023 digelar masyarakatt Gurabungan Kota Tidore Kepulauan [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/10/1-5-300x178.jpg)

![Kondisi Palestina akibat serangan Israel [Foto. bbc.com]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/10/1-4-300x178.jpg)

![Walikota Kota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim, MH melepas secara resmi Kontingen GSI dan penyerahan beasasis SD dan SMP di Aula sultan Nuku Kantor Walikota Jumat (13/10/2023) [Foto. Ist]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/10/2-2-300x178.jpg)
Komentar