Jazirah Indonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara membagikan 1000 lembar masker kepada warga terdampak erupsi Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara.
Aktivitas Gunung Api Dukono dilpaorkan meningkat sejak tiga hari terakhir, mengakibatkan aktivitas masyarakat jadi terganggu.
Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Utara, Abner Manery mengatakan, dengan kondisi tersebut, membagikan membagikan 1.000 lembar masker kepada warga di tiga lokasi di Kota Tobelo.
“Sudah hari ketiga semburan abu vulkanik, dimana di hari pertama abu vulkanik turun masih di sekitar hutan, di hari kedua kemarin abu vulkanik sudah turun hingga kepemukiman warga”, katanya, Selasa (5/4/22), dikutip rri.co.id.
Pembagian masker ke warga terdampak erupsi kata Dia, baru bisa dilakukan di hari ketiga, karena hujan.
Masker yang dibagikan di tiga lokasi yakni di depan kantor Bupati Halut, depan Polres Halut dan di tugu Hibualamo.
“Masyarakat diminta tetap waspada dan selalu menggunakan masker saat hendak beraktivitas di luar rumah, karena semburan abu vulkanik masih terus terjadi,” imbaunya.





![Plt Gubernur Maluku Utara (Malut), Al Yasin Ali, [Foto, Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/04/5-2-300x178.jpg)
![Pupuhan tenaga honorer PUPR Malku Utara lakukan aksi di depan kantor Dinas PUPR Malut.[Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/04/4-1-300x178.jpg)

![Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim, MH menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke 4 Masa persidangan II Tahun 2023-2024 tentang Penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban Pemerintah Daerah Kota Tidore [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/04/6-300x178.jpg)
![Rapat Koordinasi Ombudsman RI Perwakilan Malut dengan Pemda Tidore terkait rencana kegiatan Ombudsman Baronda "Bacarita Ombudsman di Desa dan Expo Layanan Publik. ]Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2024/04/5-1-300x178.jpg)
Komentar