Jazirah Indonesia – Proyek Talud Sungai di Kelurahan Dowora Kecamatan Tidore Timur Kota Tidore Kepulauan yang baru dibangun dengan tanggal kontrak 20 Mei 2022 mengalami rusak parah.
Proyek Talud yang menggunakan APBD Tahun Anggaran 2022 dengan nilai kontrak Rp 276.922.000 ini terpantau sepertinya kurang timbunan dibagian tepi dan kerusakan yang lebih parah akibat banjir beberapa waktu lalu.
Pekerjaan proyek dengan nama Normalisasi/Restorasi sungai berlokasi di Rt 06 Kelurahan Dowora ini dikerjakan oleh CV Ketapang dengan Nomor Kontrak :618/8/PPK SDA/PPK/KONTRAK/FK/12/2022 dan waktu pelaksanaan 150 hari kalender.

Menurutnya, talud mengalami kerusakan karena tembok talud yang dibuat belum mengering sehingga tidak tahan saat dihantam banjir.
Dia juga mengatakan, telah dbahas bersama kontraktor pekerja proyek terkait kerusakan tembok talud dan pihak kontraktor menyatakan bersedia untuk memperbaiki kerusakannya.
“Saya sudah panggil kontraktor dan dia sudah bersedia perbaiki yang rusak itu, singkat Abdul Muis.





![Penyampaian Materi oleh narasumber dari anggota PPK Oba utara dalam gelar sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMAN 5 Kota Tidore. [Foto, Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/09/1-1-300x178.jpg)
![Front - MAKLUMAT menggelar aksi unjuk rasa menuntuk Kementerian LHK menghentikan sejumlkah aktifitas perusahaan tambang di Halmahera Tengah [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/09/Front-MAKLUMAT-menggelar-aksi-unjuk-rasa-menuntuk-Kementerian-LHK-menghentikan-sejumlkah-aktifitas-perusahaan-tambang-di-Halmahera-Tengah-Foto.-Ist-300x178.jpg)


![Gedung KONI Sulawesi UItara (Sulut) mengaklami kerusakan akibat gempa bumi [Foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2023/09/Gedung-KONI-Sulawesi-UItara-Sulut-mengaklami-kerusakan-akibat-gempa-bumi-Foto.-Ist-300x178.jpg)
Komentar