Jazirah Indonesia – Warga Maluku Utara diminta untuk mengedepankan etika dalam bermedia sosial. Hal itu dilakukan agar dapat menepis isu-isu sara menjelang Pilkada serentak pada November 2024.
“Kami di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kaminfo) imbau agar masyarakat Malut bisa mengedepankan etika dalam bermedia sosial,” kata Kadis Kominfo Malut, Iksan R.A. Arsad, Kamis (11/7/2024).
Menurut Iksan, etika bermedia sosial sangat menguntungkan diri maupun kelompok. Bahkan mampu menepis setiap isu-isu sara yang nantinya dimainkan.
“Momentum Pilkada begini kan biasanya saling menyerang, makannya kita harap semua pengguna media sosial mengedepankan etika, dewasa dan tidak saling menyerang satu sama lain. Paling penting adalah jangan ikut emosi dalam bermedia sosial,” ujarnya.
Iksan menuturkan, Maluku Utara dikenal dengan budaya persaudaraan humanis yang kuat sehingga untuk menjaga nilai itu dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk bersatu agar tidak saling menjatuhkan yang ujungnya memecah belah persaudaraan.
“Intinya, kita semua harus lebih dewasa bermedia sosial dan mengedepankan nilai persaudaraan. Kita Kominfo berharap seperti itu,” tandasnya.






![Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Tidore Kepulauan atas Ranperda RAPBD Kota Tidore Kepulauan 2023, Jumat (14-10-2022) [foto. Ist.]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/10/Pandangan-Umum-Fraksi-DPRD-Kota-Tidore-Kepulauan-atas-Ranperda-RAPBD-Kota-Tidore-Kepulauan-2023-Jumat-14-10-2022-foto.-Ist.-300x178.jpg)
![Warga Kelurhan Tosa Tidore Timur Kota Tidore lakukan penolakan pemindahan proyek pengaman abrasi ke Jiko Cobo [Foto. Onc]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/10/Warga-Kelurhan-Tosa-Tidore-Timur-Kota-Tidore-lakukan-penolakan-pemindahan-proyek-pengaman-abrasi-ke-Jiko-Cobo-Foto.-Onn-300x178.jpg)


