Jazirah Indonesia – Gubernur Provinsi Maluku Utara, KH.Abdul Ghani Kasuba (AGK) menegaskan mulai besok, seluruh aktifitas kantor Pemerintahan Daerah Provinsi tidak lagi bercokol di Ternate.
Penegasan ini dilakukan menyusul terhambatnya pelayanan pemerintah yang acapkali dikeluhkan masyarakat.
“Salah satu faktor penyebab lemahnya pelayanan masyarakat di Sofifi karena ada sebagian Organisasi Perangkat Daerah atau OPD membuat sekretariat kantor di Ternate,”ungkap gubernur Ghani Kasuba Minggu (30-05-2021) tadi.
Gubernur sendiri juga mengaku geram lantaran mendapatkan informasi ini. Padahal diawal – awal tahun, dirinya pernah menegaskan bahwa tidak ada lagi aktifitas kantor pemerintah di luar Sofifi.
“Saya akan melakukan inspeksi langsung di lapangan, jika masih didapati ada sekretariat di Ternate maka saya akan tutup paksa,” tegas gubernur Ghani Kasuba.
Reporter. : A.Achmad Yono
Editor : A.Achmad Yono





![Ilustrasi - nelayan di Tobelo, Halmahera Utara, menurunkan sejumlah ikan jenis cakalang di kawasan Pelabuhan Tobelo. [Foto: Nurkholis Lamaa/Jazirah]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2021/09/2-300x178.jpg)



![Wali Kota Ali Ibrahim dan Wakil Wali Kota Muhammad Sinen, menemui massa aksi dari Kecamatan Tidore Timur di halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan. [Foto: Nurkholis Lamaau/Jazirah Indonesia]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2021/09/3-300x178.jpg)
Komentar