Jazirah Indonesia – Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, menerima kunjungan koordinasi Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara terkait pelaksanaan penilaian Tools Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman di ruang kerja Sekretaris Daerah, Kamis (11/6/2026).
Rombongan BPOM Maluku Utara dipimpin Ketua Tim Program Prioritas Nasional, Sjafri Ahmad, bersama jajaran.
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah dalam pengawasan keamanan pangan terpadu serta penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.
Dalam arahannya, Sekda Ismail Dukomalamo menegaskan pentingnya peran Dinas Kesehatan sebagai perangkat daerah yang menjadi pengampu utama program tersebut.
Ia meminta Dinas Kesehatan untuk proaktif membangun koordinasi dengan seluruh perangkat daerah terkait sekaligus menyiapkan berbagai data dukung yang dibutuhkan dalam proses penilaian.
“Kami berharap program Kabupaten/Kota Pangan Aman dapat berjalan optimal. Kuncinya adalah koordinasi yang baik antarperangkat daerah sehingga seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi dengan maksimal,” ujar Ismail.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi memerlukan sinergi lintas sektor agar pengawasan keamanan pangan di Kota Tidore Kepulauan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Tim Program Prioritas Nasional BPOM Maluku Utara, Sjafri Ahmad, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan untuk mengukur kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam melaksanakan pengawasan keamanan pangan terpadu serta implementasi perizinan berusaha berbasis risiko.
Ia mengatakan, penilaian tersebut merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional BPOM RI yang bertujuan memastikan keamanan pangan di daerah sekaligus mendorong penerapan sistem perizinan berbasis risiko yang efektif.
“Dengan penilaian ini diharapkan pemerintah daerah dapat terus meningkatkan kualitas pengawasan keamanan pangan dan pelayanan perizinan sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat,” jelasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Saiful Salim, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yakub Marajabessy, Kepala Dinas Pertanian Fauji Rabo, serta Sekretaris Dinas Perikanan Sardi Marsaoly.










