Polresta dan Pemkot Tidore Matangkan Pengamanan Arus Mudik Jelang Idul Fitri 1447 H

Jazirah Indonesia — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Polresta Tidore dan sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna mempersiapkan pengamanan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow dan dihadiri oleh Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam, serta Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Ridwan Moh. Yamin. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Polresta Tidore, Senin (9/3/2026).

Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow dalam arahannya menyampaikan bahwa Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik selama libur Lebaran 2026. Dalam operasi tersebut, Polresta Tidore akan menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis.

Ia menjelaskan, terdapat tujuh pos yang akan dibentuk terdiri dari dua pos terpadu, dua pos pengamanan (Pos PAM), serta tiga pos pelayanan yang tersebar di beberapa pintu masuk Kota Tidore.

“Dua pos terpadu akan ditempatkan di Pelabuhan Speed Boat Sofifi dan Pelabuhan Rum. Sementara Pos PAM berada di Desa Kusu dan Pelabuhan Speed Boat Sarimalaha. Sedangkan tiga pos pelayanan akan ditempatkan di Pelabuhan Ferry Galala, Pelabuhan Speed Loleo dan Polsek Oba di Kelurahan Payahe,” jelas Ampi.

Selain itu, Polresta Tidore juga akan menempatkan personel di sejumlah titik pengamanan lainnya, tidak hanya di pintu masuk wilayah, tetapi juga di berbagai lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur lebaran.

Titik-titik tersebut meliputi empat terminal, 11 pelabuhan, 28 masjid, 13 lokasi rekreasi, serta tujuh pasar tradisional.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan mudik dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pengamanan di posko-posko yang telah disiapkan.

“Pemerintah daerah akan menurunkan personel dari berbagai instansi seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan hingga BPBD untuk memantau kondisi di setiap pos pengamanan, sehingga arus mudik dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” kata Abdul Hakim.

Ia juga mengharapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat berperan aktif dalam mendukung kegiatan pengamanan tersebut serta terus memperkuat koordinasi hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Rapat koordinasi ini juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya ASDP, UPP Sofifi dan Tidore, Kementerian Agama, serta sejumlah OPD terkait sebagai bentuk dukungan bersama dalam menyukseskan pengamanan arus mudik Idul Fitri tahun ini.