oleh

BPMP Malut Audience Dengan Pemkot Tikep Soal Mutu Pendidikan

Jazirah Indonesia – Terkait peningkatan mutu pendidikan berbasis kurikulum merdeka di Kota Tidore Kepulauan (Pemkot Tikep), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara audience dengan Pemkot Tikep di ruang Rapat Walikota, Rabu (27/7/2022).

Kepala BPMP Provinsi Maluku Utara Santoso mengatakan, kehadiran Kemendikbutristek melalui BPMP Provinsi Maluku Utara ini agar bersama-sama dengan Pemerintah Daerah untuk bagaimana melihat perkembangan mutu pendidikan di Kota Tikep.

banner 1200x500

Tujuan audience ini lanjutnya, agar pendidikan di Kota Tidore menjadi lebih berkualitas dan menjadi bernuansa media dalam melahirkan generasi penerus yang kuat dan tangguh yang diinginkan bersama,

“Kami hadir juga memastikan kebijakan-kebijakan kemendikbudristek ini sampai pada masyarakat dan dapat dirasakan oleh masyarakat diseluruh nusantara ini, termasuk di Kota Tidore ini”, kata Santoso.

Kurikulum merdeka djelaskan Santoso, hadir karena terjadinya wabah covid-19 niscayakan untuk berpikir keras sehingga kemendikbudristek melahirkan sebuah ide gagasan dengan kemasan sebuah kebijakan yang dinamakan merdeka belajar.

“Kami juga akan terus melakukan pendampingan dan kunjungan agar mutu pendidikan terus lebih baik di Maluku Utara pada umumnya dan Kota Tidore pada khususnya.” Tandas Santoso

Audiensi ini tambahnya, dilanjutkan dengan diskusi antara BPMP Maluku Utara, Balai Guru Penggerak serta para pemangku kepentingan pendidikan yang ada di Kota Tidore Kepulauan.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan,  Ismail Dukomalamo mengatakan kurikulum Merdeka yang  diluncurkan Kemendikbudristek pada Februari 2022 lalu.

Dia mengatakan dari sisi kebijakan Pemerintah Daerah terus mendorong agar mutu pendidikan di Kota Tidore terus ditingkatkan, tidak ada yang tidak menginginkan mutu pendidikan itu maju.

Olehnya kata Dia, Pemerintah Daerah sangat mendukung untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka di Kota Tidore sehingga mutu pendidikan semakin maju dan lebih baik lagi.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore ini juga mengapresiasi atas audiensi yang dilakukan ini.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kita semua dalam rangka memperkuat mutu pendidikan di Kota Tidore dan saya juga mengharapkan kepada BPMP yang berada di wilayah Kota Tidore agar bersama-sama dengan dinas pendidikan sehingga dapat mewujudkan Kota Tidore sebagai kota pilot project penyelenggaraan pendidikan di Maluku Utara.” Harap Ismail.

Komentar