200 Personel Masih Disiagkan Usai Bentrok Di Halteng

Jazirah Indonesia –  Sebanyak 200 personel dari TNI dan Polri disiagakan pasca bentrokan dua kelompok pemuda di Desa Lelief Sawai, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut) pada akhir Desember 2022.

Personel yang disiagakan terdiri dari 1 SSK pasukan TNI 732 Banau dan 1 SSK dari Brimob Polda Malut.

Meskipun kondisi saat ini kondusif, namun pihak Polres Halteng terus melakukan langka-langka untuk pencegahan dan penyelesaian atas bentrokan tersebut.

“Saya bersama dengan Dandim, tokoh masyarakat, tokoh adat dan pemuda duduk bersama menyampaikan apa yang menjadi langkah-langkah kepolisian dan mereka menerima semua terutama diproses sesuai jalur hukum,” kata Polres Halteng, Zulfikar Iskandar Jumat (06/1/2023).

Kejadian yang dikabarkan menewaskan 1 orang ini, dijelaskan Zulfikar, berawal karena masalah minuman keras (miras).

“Pada prinsipnya awal mula akar masalah konsumsi miras, saling tegur, tersinggung, tidak terima dan saling serang. Karena itu, kemarin kami sudah musnahkan 9 ton minuman keras jenis Cap Tikus,” kata Kapolres.

Disebutkan, sekitar 21 orang saksi dari kedua belah pihak diamankan untuk dimintai keterangan. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan.

Pihaknya kata Zufikar, akan melakukan gelar perkara di Polda Maluku Utara, untuk itu lanjut Dia mengimbau kepada kedua kelompok agar sama-sama menahan diri dan tidak terpancing isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

banner 1100x500

Komentar