Jazirah Indonesia – Proyek Talud Sungai di Kelurahan Dowora Kecamatan Tidore Timur Kota Tidore Kepulauan yang baru dibangun dengan tanggal kontrak 20 Mei 2022 mengalami rusak parah.
Proyek Talud yang menggunakan APBD Tahun Anggaran 2022 dengan nilai kontrak Rp 276.922.000 ini terpantau sepertinya kurang timbunan dibagian tepi dan kerusakan yang lebih parah akibat banjir beberapa waktu lalu.
Pekerjaan proyek dengan nama Normalisasi/Restorasi sungai berlokasi di Rt 06 Kelurahan Dowora ini dikerjakan oleh CV Ketapang dengan Nomor Kontrak :618/8/PPK SDA/PPK/KONTRAK/FK/12/2022 dan waktu pelaksanaan 150 hari kalender.

Menurutnya, talud mengalami kerusakan karena tembok talud yang dibuat belum mengering sehingga tidak tahan saat dihantam banjir.
Dia juga mengatakan, telah dbahas bersama kontraktor pekerja proyek terkait kerusakan tembok talud dan pihak kontraktor menyatakan bersedia untuk memperbaiki kerusakannya.
“Saya sudah panggil kontraktor dan dia sudah bersedia perbaiki yang rusak itu, singkat Abdul Muis.






![Ribuan buruh tetap melanjutkan aksi tolak Omnibus Law meski diguyur hujan di depan Gedung DPRMPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14-1-2022) [foto ANTARAM]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/01/Ribuan-buruh-tetap-melanjutkan-aksi-tolak-Omnibus-Law-meski-diguyur-hujan-di-depan-Gedung-DPRMPR-Senayan-Jakarta-Pusat-Jumat-14-1-2022-foto-ANTARAM-300x178.jpg)
![Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir [pict. investor.id]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/01/Menteri-Badan-Usaha-Milik-Negara-BUMN-Erick-Thohir-pict.-investor.id_-300x178.jpg)

![Kerusakan akibat gempa di Halmahera Utara. [foto. torangpeberita.com]](https://jazirah.id/wp-content/uploads/2022/01/Kerusakan-akibat-gempa-di-Halmahera-Utara.-foto.-torangpeberita.com_-300x178.jpg)
Komentar